Festival Gemilang di Boalemo, Ruang Anak Mengasah Literasi, Numerasi, dan Kepercayaan Diri

oleh -51 Dilihat

Aswad, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sambutan dalam Festival Gemilang untuk penguatan literasi dan numerasi peserta didik di Boalemo. (Foto: Dikbud/tingohu.id)


BOALEMO, TINGOHU.ID — Penguatan literasi dan numerasi peserta didik tidak cukup dilakukan melalui pembelajaran di ruang kelas. Anak-anak juga membutuhkan ruang untuk mencoba, menunjukkan kemampuan, belajar berkompetisi secara sehat, dan membangun kepercayaan diri. Semangat inilah yang diangkat dalam kegiatan Festival Gemilang di Kabupaten Boalemo.

Kegiatan yang menghadirkan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan tersebut menjadi ruang pembelajaran melalui aktivitas yang mendorong kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung, sekaligus melatih keberanian serta sportivitas anak.

Dalam sambutan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Aswad, S.Pd., M.Pd., Festival Gemilang dinilai sebagai kegiatan positif untuk mendukung penguatan literasi dan numerasi peserta didik.

“Atas nama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini,” demikian bagian sambutan yang disampaikan Aswad.

Ia menegaskan bahwa Festival Gemilang bukan sekadar perlombaan, melainkan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, berani tampil, berkompetisi secara sehat, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Menurut pesan dalam sambutan tersebut, peserta didik perlu didorong tidak hanya mampu membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Anak Berprestasi Perlu Ruang untuk Berkembang

Salah satu pesan yang disampaikan kepada peserta adalah pentingnya mengikuti kegiatan dengan semangat dan menjunjung sportivitas. Anak-anak juga diingatkan agar tidak takut mengalami kekalahan dan tidak cepat berpuas diri ketika meraih kemenangan.

Pesan tersebut menempatkan proses belajar sebagai bagian penting dari sebuah kompetisi. Keberanian mencoba, kemauan memperbaiki diri, dan kesediaan belajar dari pengalaman menjadi nilai yang perlu tumbuh bersama pencapaian hasil perlombaan.

Dalam konteks pendidikan, kegiatan semacam ini dapat menjadi pelengkap pembelajaran di kelas. Namun, dampaknya terhadap kemampuan literasi dan numerasi tetap perlu dilihat melalui proses evaluasi dan perkembangan belajar peserta didik, bukan hanya dari pelaksanaan acara.

Aswad juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan kepala sekolah yang mendampingi peserta didik. Peran pendidik dinilai penting dalam memberikan bimbingan sekaligus membuka ruang bagi anak untuk mengembangkan potensi dan prestasinya.

Penguatan Literasi dan Numerasi Perlu Berkelanjutan

Festival Gemilang diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Boalemo, khususnya dalam penguatan literasi dan numerasi.

Agar manfaatnya tidak berhenti pada kegiatan perlombaan, penguatan kemampuan dasar tersebut perlu dilanjutkan melalui pembelajaran rutin, pendampingan guru, serta evaluasi perkembangan peserta didik di sekolah.

Kegiatan yang menyenangkan dapat membantu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik. Meski demikian, keberlanjutan program, keterlibatan sekolah, dan perkembangan kemampuan anak tetap menjadi bagian penting untuk menilai manfaatnya.

Pada akhir sambutan, Aswad secara resmi membuka Festival Gemilang dengan harapan kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya generasi Boalemo yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat untuk terus belajar.

Festival Gemilang pun menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang hasil akhir, tetapi juga tentang proses membangun keberanian, karakter, dan kesempatan bagi setiap anak untuk berkembang.(*)

Advetorial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.