Pergi Melaut Seorang Diri, Nelayan Mananggu Diduga Meninggal di Atas Perahu

oleh -1156 Dilihat

Suleman Karim ditemukan meninggal dunia di atas perahunya setelah pergi melaut seorang diri.


BOALEMO, TINGOHU.ID — Suleman Karim (54), nelayan asal Dusun Pohilihe, Desa Tabulo Selatan, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, ditemukan meninggal dunia di atas perahu miliknya setelah pergi melaut seorang diri, Kamis (1/10/2026).

Sebelum ditemukan, Suleman diketahui berpamitan kepada istrinya, Maryam Darise, sekitar pukul 04.00 WITA untuk mencari ikan dan udang menggunakan perahu pribadinya.

Korban kemudian melaut di wilayah perairan perbatasan Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Pohuwato.

Baca Juga:

Rangka Manusia Ditemukan di Lahan Tebu Desa Bongo Tua, Tim Inafis Polres Boalemo Menuju TKP

 

Sekitar pukul 10.00 WITA, empat nelayan asal Paguat mendatangi Luki Polumulo. Mereka menyampaikan informasi bahwa terdapat seseorang yang terlihat seperti tertidur atau pingsan di atas sebuah perahu.

Mendapat informasi tersebut, Luki kemudian memberitahukannya kepada Arman Manangkari. Keduanya bersama sejumlah masyarakat pesisir kemudian menuju lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Saat tiba di lokasi, masyarakat menemukan Suleman dalam kondisi terbujur kaku di atas perahunya.

Masyarakat kemudian mengamankan korban dan membawanya ke daratan, sebelum selanjutnya diantar ke rumah korban.

Kapolsek Mananggu membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan mendatangi rumah korban.

Menurut Kapolsek, berdasarkan informasi masyarakat saat ditemukan, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Pihak Polsek Mananggu selanjutnya berkoordinasi dengan Reskrim Polres Boalemo. Pemeriksaan dilakukan oleh personel Polsek bersama tim identifikasi Reskrim Polres Boalemo.

Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan visum luar. Menurut keterangan Kapolsek, keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut dan tidak berkeberatan, serta telah membuat pernyataan terkait penolakan pemeriksaan.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa pihak keluarga sebelumnya telah beberapa kali melarang korban untuk melaut karena kondisi korban yang disebut sudah sering sakit-sakitan.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun hal-hal yang mencurigakan pada bagian tubuh korban.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai hasil identifikasi dan pemeriksaan korban, pihak Polsek Mananggu mengarahkan agar konfirmasi juga dilakukan kepada Reskrim Polres Boalemo yang melakukan proses identifikasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan medis mengenai penyebab pasti kematian korban karena keluarga menolak dilakukan autopsi dan visum luar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.