BREAKING NEWS: Pemuda 19 Tahun di Boalemo Diduga Gantung Diri

oleh -766 Dilihat

Pihak Kepolisian sedang melakukan evakuasi korban (foto: Polsek Dulupi/tingohu.id)


BOALEMO, TINGOHU.ID – Seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Mohammad Assagaf Depo ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok kebun pada Rabu (28/10/2026) pagi. Korban diduga meninggal akibat gantung diri, berdasarkan laporan awal kepolisian.

Informasi tersebut diterima piket Polsek Dulupi sekitar pukul 08.00 WITA. Peristiwa ini dilaporkan terjadi di wilayah Dusun 5 Lasongge, Desa Tangga Barito, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo.

Berdasarkan keterangan saksi, penemuan korban bermula sekitar pukul 07.00 WITA ketika Usman A. Oje hendak pergi ke kebun. Saat melewati sebuah pondok milik warga, saksi mencium bau tidak sedap.

Penasaran dengan sumber bau tersebut, saksi mendekati pondok dan mendapati korban telah meninggal dunia. Saksi kemudian melaporkan temuannya kepada kepala dusun setempat.

Menerima laporan itu, Hasan Genti, paman korban yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun 5 Lasongge, mengajak warga mendatangi pondok tersebut untuk memastikan keadaan korban.

Sebulan Tidak Tinggal Bersama Orang Tua Angkat

Keterangan lain disampaikan Kardin Kasim, orang tua angkat korban. Ia mengungkapkan bahwa korban sudah tidak tinggal di rumahnya selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Selama periode itu, korban disebut berpindah-pindah tempat tinggal di sejumlah pondok kebun milik warga.

Kardin mengaku terakhir bertemu korban pada Senin (26/10/2026), sekitar pukul 11.00 WITA, di salah satu kebun masyarakat di Dusun Lasongge.

Saat pertemuan tersebut, korban meminta rokok dan saksi memberikannya. Kardin juga sempat mengajak korban berbicara, tetapi korban tidak bersedia menceritakan keadaannya.

Meski demikian, keterangan tersebut belum dapat memastikan penyebab maupun latar belakang kematian korban. Dugaan mengenai kondisi psikologis korban yang tercantum dalam laporan awal masih berupa penilaian saksi dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kejadian.

Jenazah Dievakuasi ke Rumah Duka

Berdasarkan laporan awal kepolisian, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Setelah penanganan di lokasi, jenazah dievakuasi menggunakan mobil patroli Polsek Dulupi menuju rumah orang tua angkatnya.

Pihak keluarga disebut menerima kepergian korban dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka di Dusun 5 Lasongge untuk proses pemakaman yang dijadwalkan pada Rabu (28/10/2026) pukul 14.00 WITA.

Peristiwa ini menjadi duka bagi keluarga dan masyarakat setempat. Informasi lebih lanjut mengenai hasil penanganan kepolisian serta kepastian lokasi kejadian masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

TINGOHU.ID akan memperbarui informasi apabila terdapat keterangan resmi terbaru dari kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.