Kondisi jembatan di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, yang dikeluhkan warga dan disebut akan diperbaiki mulai pekan depan. (Foto: Dok. Warga/Tingohu.id)
BOALEMO, TINGOHU.ID — Kondisi jembatan di Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, kembali dikeluhkan warga. Jembatan yang menjadi akses masyarakat tersebut dinilai sudah memprihatinkan dan rawan dilalui.
Keluhan itu disampaikan warga melalui media sosial. Dalam unggahannya, warga menyebut sejumlah orang telah jatuh saat melintasi jembatan tersebut dan meminta perhatian untuk segera dilakukan perbaikan.
Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Boalemo Hardi Syam Mopangga mengatakan kondisi jembatan itu memang telah lama menjadi persoalan masyarakat.
“Benar, sudah banyak yang jatuh di jembatan itu. Sudah tiga tahun diperbaiki dengan gotong royong bersama masyarakat. Namun, yang namanya darurat tidak akan bertahan lama,” ujar Hardi kepada Tingohu.id saat dikonfirmasi.
Menurut Hardi, perbaikan kembali jembatan tersebut akan dimulai pada pekan depan. Ia mengatakan perbaikan itu merupakan bagian dari aspirasi yang telah disampaikannya.
“Untuk jembatan ini sudah saya aspirasikan dan pekan depan akan segera dimulai perbaikannya. Pelaksananya adalah tokoh pemuda Pentadu Barat sendiri,” jelasnya.
Dengan adanya rencana tersebut, warga kini menunggu realisasi perbaikan di lapangan. Perbaikan diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jembatan tersebut.
Tingohu.id akan memantau tindak lanjut perbaikan jembatan tersebut. (*)






