Tingohu.id Pendidikan — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Boalemo. Siswi SMA Negeri 1 Tilamuta, Pratiwi Kaida, berhasil mengamankan satu tempat di babak Semifinal Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) Bidang Kimia Tahun 2026 setelah menembus 100 peserta terbaik nasional.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 1 Tilamuta maupun masyarakat Boalemo. Berdasarkan pengumuman resmi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Pratiwi berhasil meraih peringkat ke-59 nasional pada bidang Kimia.
Tahun ini, persaingan berlangsung sangat ketat. Sebanyak 1.097 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti seleksi OSN-P Bidang Kimia. Dari jumlah tersebut, hanya 100 peserta terbaik yang dinyatakan lolos ke babak semifinal, sehingga tingkat kelulusannya berada di kisaran 9 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa Pratiwi mampu bersaing dengan para siswa terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia melalui kemampuan akademik, penguasaan konsep kimia, serta ketekunan selama mengikuti proses seleksi.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Boalemo mampu melahirkan generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi di bidang sains dan akademik.
Keluarga besar SMAN 1 Tilamuta pun menyampaikan apresiasi atas perjuangan Pratiwi.
“Terima kasih atas perjuangan, kerja keras, dan dedikasinya. Semoga di babak semifinal nanti diberikan kemudahan, kelancaran, serta hasil terbaik. Doa kami seluruh keluarga besar SMAN 1 Tilamuta selalu menyertaimu.”
Babak semifinal OSN selanjutnya akan mempertemukan 100 peserta terbaik dari masing-masing bidang studi untuk memperebutkan tiket menuju tingkat nasional. Dukungan dan doa dari masyarakat Boalemo diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi Pratiwi agar kembali mengukir prestasi yang lebih tinggi.
Selamat dan sukses untuk Pratiwi Kaida. Teruslah mengharumkan nama SMA Negeri 1 Tilamuta, Kabupaten Boalemo, dan Provinsi Gorontalo di kancah nasional.


