Jejak DAU PPPK: Rp510 Juta Tercatat untuk Belanja Lain di DPRD dan Kesbangpol

oleh -137 Dilihat

Tingohu.id Investigasi — Setelah menelusuri sumber dan penggunaan dana DAU yang berkaitan dengan pendanaan PPPK, penelusuran dokumen kini mengarah pada sejumlah transaksi yang tercatat bukan untuk pembayaran langsung kebutuhan PPPK.

Dalam dokumen yang ditelaah Tingohu, sedikitnya Rp510.140.949 tercatat sebagai belanja pada dua perangkat daerah, yakni Sekretariat DPRD dan Kesbang Politik dan Linmas.

Transaksi tersebut tersebar pada sejumlah jenis belanja dengan karakter yang sangat berbeda.

Pada Sekretariat DPRD, total transaksi yang teridentifikasi mencapai Rp381.646.850.

Jika dikelompokkan berdasarkan jenis belanjanya, rincian tersebut terdiri atas:

Konsultansi survei kepuasan masyarakat: Rp92.530.720

Belanja rumah tangga pimpinan DPRD: Rp187.028.500

Dua transaksi iklan: Rp10.000.000

Kursi tamu ruang pejabat: Rp20.000.000

Microphone Komisi: Rp20.000.000

Makanan/minuman rapat: Rp24.000.000

Belanja lainnya: Rp28.087.630

Jejak berikutnya ditemukan pada Kesbang Politik dan Linmas.

Dari transaksi yang telah dikelompokkan, terdapat sedikitnya Rp128.494.099.

Rinciannya:

Termin 95 persen pekerjaan pembangunan Aula Polres Boalemo: Rp94.985.750

Pengawasan/supervisi bantuan keagamaan, bangunan rujukan dan Klinik Kejaksaan Negeri Boalemo: Rp14.999.000

ATK pekerjaan bantuan Kejaksaan Negeri/bangunan rujukan dan Klinik: Rp18.509.349

Namun, pada tahap ini Tingohu tidak menyimpulkan bahwa seluruh transaksi tersebut merupakan penyimpangan.

Sebab, untuk sampai pada kesimpulan tersebut, masih diperlukan pemeriksaan terhadap dasar penganggaran, dokumen pelaksanaan anggaran, mekanisme perubahan sumber dana, kontrak, bukti pembayaran, serta ketentuan mengenai penggunaan DAU yang berkaitan dengan pendanaan PPPK.

Jika dana tersebut memang merupakan DAU yang penggunaannya ditujukan untuk mendukung pendanaan PPPK, apa dasar sehingga dana tersebut tercatat membiayai belanja rumah tangga pimpinan DPRD, konsultansi, iklan, konsumsi rapat, pembangunan Aula Polres hingga pekerjaan yang berkaitan dengan Klinik Kejaksaan Negeri Boalemo?

Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting karena transaksi-transaksi itu terjadi dalam waktu yang relatif berdekatan, yakni 27–29 Desember 2023, hanya beberapa hari menjelang berakhirnya tahun anggaran.

Dan Rp510 juta lebih ini belum tentu merupakan keseluruhan jejaknya.

Tingohu masih menelusuri daftar belanja pada SKPD lainnya.

Ke mana lagi DAU PPPK mengalir?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.